Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Menulis Sekali Duduk: Ajakan Sunyi dari Perpustakaan Kampus

Fenomena apa yang menyebabkan tumpulnya kemampuan menulis?  Untuk memulai tulisan dengan satu kata pertama saja, otak sudah dibuat kerja keras. Ada hal yang salah manakala kecamuk dalam pikiran tidak tertuang pada Tulisan. Apakah karena kekosongan Tabungan pengetahuan? Ataukah karena terlalu banyak hal lain yang berseliweran di kepala. Semakin dewasa pekerjaan menulis bukan lagi sebuah kebutuhan; juga bukan sebuah kewajiban. Lalu apakah kita memang tidak perlu lagi menulis? Terlalu jamak kalau tema kita kemampuan menulis. Sama halnya dengan membaca, menulis merupakan pekerjaan pribadi dan terkotak-kotak. Ada yang suka menulis jurnal penelitian, fiksi, berita, puisi, sepenggal quote, atau sekedar luapan perasaan. Jika melihat sumber bacaan kita yang begitu melimpah, maka seharusnya tidak sulit juga kita memulai satu kata untuk mengejewantahkan melalui tulisan. Tapi apakah kamu butuh hal tersebut? karena menulis merupakan sebuah kebutuhan pribadi. Kebutuhan Rohani. Pikiran yang kalut...

Postingan Terbaru